LUWU — Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, menyampaikan sejumlah usulan kebutuhan strategis daerahnya kepada Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono. Pertemuan tersebut berlangsung saat penjemputan Menkop di Bandara I La Galigo Bua, Kabupaten Luwu, Sabtu (29/8/2026).
Poin utama yang dibahas mencakup percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta pengadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kawasan pesisir Luwu.
Dhevy menyebut progres KDMP berjalan baik meski belum sepenuhnya rampung. Ia berharap Kementerian Koperasi memberikan dorongan ekstra untuk wilayahnya.
“Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) itu kan masih belum terpenuhi sepenuhnya, tetapi progresnya sudah bagus. Jadi, kemungkinan besar beliau juga akan memberikan perhatian untuk mempercepat pembangunan KDMP di wilayah Luwu,” ujar Dhevy.
Selain koperasi, Dhevy menyoroti kebutuhan nelayan di garis pantai Luwu yang panjangnya melebihi 100 kilometer, terutama terkait sinergi kampung nelayan dan pengadaan BBM.
“Termasuk saya menyampaikan bahwa wilayah kita ini merupakan wilayah pesisir. Tentunya, banyak hal yang dibutuhkan oleh para nelayan, termasuk pembangunan kampung nelayan. Kampung nelayan ini ternyata sudah bersinergi dan telah melakukan MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Insyaallah, mereka juga akan membantu pembangunan kampung nelayan,” katanya.
Dhevy menegaskan pentingnya SPBN untuk mengatasi kelangkaan BBM yang kerap dialami nelayan lokal. Respons Menkop menurutnya cukup positif.
“Termasuk juga pembangunan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan). SPBN ini penting karena wilayah kita merupakan wilayah pesisir dengan garis pantai kurang lebih 100 kilometer. Tentu, banyak kebutuhan para nelayan, termasuk terkait kelangkaan BBM. Alhamdulillah, melalui penyampaian beliau tadi, beliau juga akan membantu kita dalam pengurusan SPBN,” ungkapnya.
Menindaklanjuti respons tersebut, Pemkab Luwu berencana mendatangi Kantor Kementerian Koperasi di Jakarta untuk mengajukan permohonan resmi.
“Jadi, kemungkinan besar dalam waktu dekat Pemerintah Luwu akan berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi di Jakarta. Kita akan mengajukan permohonan bantuan pembangunan SPBN di wilayah kita. Ternyata, beliau memiliki koneksi dan memang bekerja sama lintas sektor dengan kementerian dan lembaga. Beliau juga bekerja sama dengan KKP dan Pertamina untuk kegiatan tersebut,” tandasnya.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono sendiri singgah di Luwu dalam rangkaian kunjungan kerjanya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Toraja.
















