LUWU – Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Kabupaten Luwu yang digelar di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Rabu (11/2/2025).
Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk dan pelepasan balon ke udara, disaksikan ribuan masyarakat yang memadati arena kegiatan. Dalam sambutannya, Patahudding menegaskan pentingnya pembentukan generasi Qur’ani sebagai fondasi pembangunan daerah.
Menurut dia, pelaksanaan MTQ bukan sekadar agenda rutin keagamaan, melainkan momentum strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana syiar Islam, media pendidikan umat, serta momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujar Patahudding.
Ia menjelaskan, generasi Qur’ani adalah generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut, kata dia, mencakup sikap moderat, toleran, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi persatuan.
MTQ XXXIV Tingkat Kabupaten Luwu tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berkeadaban, Moderat, Menuju Luwu yang Unggul dan Berkarakter.” Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat religius yang berkontribusi pada kemajuan daerah.
Ketua Panitia Pelaksana, Ahyar Kasim, mengatakan MTQ menjadi salah satu instrumen syiar Islam sekaligus sarana membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat Kabupaten Luwu.
“MTQ ini juga menjadi arena penyaringan qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah, murattil dan murattillah terbaik untuk mewakili Kabupaten Luwu pada MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Ahyar.
Ia menyebutkan, ajang tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada April 2026 di Kabupaten Maros.
Selain sebagai ajang kompetisi, MTQ diharapkan dapat mempererat kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin baik di Kabupaten Luwu, khususnya di Kecamatan Ponrang sebagai tuan rumah pelaksanaan tahun ini.
Sebanyak 525 peserta dari 22 kafilah yang mewakili 22 kecamatan se-Kabupaten Luwu ambil bagian dalam MTQ XXXIV. Jumlah penggembira diperkirakan mencapai sekitar 30.000 orang yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Panitia mempertandingkan 24 cabang lomba untuk kategori putra dan putri yang terbagi dalam 48 golongan, dengan dukungan 37 orang dewan hakim.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Wakil Bupati Luwu, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, lurah dan kepala desa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Patahudding berharap melalui MTQ XXXIV ini akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Luwu di tingkat provinsi maupun nasional.
Lebih dari itu, ia menekankan agar para peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
















