BELOPA – Aura semangat menyelimuti Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu pada Jumat (10/4/2026). Pemerintah Kabupaten Luwu secara resmi melepas rombongan kafilah yang akan bertarung di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros. Momen ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Luwu periode 2026–2030.
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu dalam sambutannya memberikan suntikan motivasi bagi para duta daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi, terutama bagi pengurus PHBI yang baru di bawah nakhoda Drs. H. Rahmat A. Paranan sebagai Ketua Harian.
“Selamat bekerja untuk pengurus PHBI yang baru. Kami berharap lembaga ini mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkokoh napas keagamaan di Kabupaten Luwu,” tutur Pj. Sekda.
Adopsi Sistem Digital dan Target 10 Besar
Pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun ini terasa berbeda karena untuk pertama kalinya ajang bergengsi yang berlangsung pada 10 hingga 19 April 2026 ini mulai mengadopsi sistem berbasis teknologi digital. Langkah inovatif ini diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang lebih transparan, jujur, dan akuntabel.
Untuk menghadapi kompetisi tersebut, Kabupaten Luwu mengirimkan kekuatan penuh sebanyak 150 orang dengan rincian komposisi:
• 53 Peserta yang siap berlaga di 24 cabang lomba.
• 7 Pelatih berpengalaman.
• 90 Official yang terdiri dari tim medis, dokumentasi, serta pendamping.
Membawa jargon “Kami datang, kami berjuang, dan kami menang – Luwu Bangkit Lebih Cepat”, kafilah Luwu memasang target ambisius namun realistis, yakni menembus jajaran 10 besar tingkat provinsi.
Suntikan Motivasi dan Fasilitas Kafilah
Pemerintah Kabupaten Luwu tidak main-main dalam mengapresiasi talenta lokalnya. Sebagai bentuk stimulus semangat, Pj. Sekda mengumumkan bahwa bagi peserta yang berhasil menyabet Juara 1, pemerintah telah menyiapkan bonus sebesar Rp10 juta serta beasiswa pendidikan jenjang S1.
“Saudara membawa nama besar Luwu di dada. Tunjukkan bahwa kita mampu bersaing dengan sportivitas tinggi. Jaga nama baik daerah dan berjuanglah hingga titik maksimal,” pesan Pj. Sekda dengan penuh haru.
Rombongan kafilah telah bertolak dari Belopa menuju Maros menggunakan armada sebanyak 17 minibus dan 1 unit bus besar. Setibanya di lokasi, para peserta akan menempati 15 rumah warga di Kelurahan Soreang, Kecamatan Lau, yang telah dikondisikan sebagai pemukiman atlet.
Prosesi pelepasan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Ketua DPRD Kabupaten Luwu, para kepala OPD, hingga pengurus Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu. Dukungan penuh dari berbagai elemen ini diharapkan menjadi modal spiritual bagi kafilah Luwu untuk mengukir prestasi di Kabupaten Maros.
















