PALOPO – Lapangan Pancasila menjadi saksi bisu khidmatnya perayaan Hari Jadi Kota Palopo yang ke-24 pada Jumat (10/4/2026). Di bawah langit Luwu Raya, momentum pertambahan usia ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah deklarasi semangat kemajuan melalui tema “Sinergi Baru, Palopo Maju.”
Perayaan ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Bupati Luwu yang datang memberikan dukungan langsung. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Datu Luwu ke-40 hingga para kepala daerah dari Toraja Utara, Luwu Utara, dan Luwu Timur menegaskan bahwa masa depan Palopo dibingkai dalam semangat kolaborasi lintas wilayah.
Kado Fantastis dan Proyek Strategis Pemprov Sulsel
Kabar baik datang dari Gubernur Sulawesi Selatan yang memberikan “kado” spesial demi memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Luwu Raya melalui proyek tahun jamak (multiyears project) skala besar.
“Kami mengalokasikan sekitar Rp1,2 triliun untuk wilayah Luwu Utara dan Palopo dalam tiga tahun ke depan. Ini adalah bagian dari rencana besar pembangunan 1.000 kilometer jalan di Sulawesi Selatan,” ungkap Gubernur dalam sambutannya.
Tak hanya fokus pada perluasan akses darat, konektivitas laut dan sektor logistik juga menjadi prioritas utama. Beberapa rencana strategis yang dipaparkan dalam momentum tersebut antara lain:
• Pembangunan Pelabuhan Palopo: Anggaran stimulan sebesar Rp21 miliar telah disiapkan.
• Akses Penghubung: Pembangunan jembatan baru untuk memperlancar jalur distribusi barang antara Kabupaten Luwu dan Kota Palopo.
• Sektor Perikanan: Penyaluran bantuan armada kapal bagi para nelayan setempat guna mendongkrak produktivitas laut.
Pertumbuhan Ekonomi Palopo Tetap Tangguh
Di sisi lain, Wali Kota Palopo memaparkan capaian membanggakan pada sektor riil daerah. Di tengah dinamika dan tantangan ekonomi global, grafik perekonomian Kota Palopo terbukti tangguh dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,59 persen.
Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan representasi dari hidupnya denyut nadi sektor perdagangan, geliat UMKM, serta sektor jasa yang terus berekspansi. Wali Kota menegaskan bahwa tema “Sinergi Baru” adalah kunci utama untuk memastikan pembangunan di Kota Palopo tetap berjalan inklusif dan berkelanjutan.
Dengan adanya komitmen kuat dari pemerintah provinsi serta rajutan kerja sama yang erat dengan daerah tetangga, momentum HUT ke-24 ini diharapkan mampu mengukuhkan posisi Kota Palopo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi utama di wilayah utara Sulawesi Selatan.
Palopo Maju: Mengintip Ketangguhan Sektor Riil di Usia Kota yang ke-24
















