Belopa, sulawesi24 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti aula The Zoel, Belopa, Rabu siang, saat para kepala desa se-Kabupaten Luwu secara aklamasi menetapkan Ismail, S.Ag sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Luwu periode 2025–2030. Momen ini menjadi penanda babak baru perjuangan kolektif para kepala desa untuk memperkuat posisi strategis pemerintahan desa di daerah.
Ismail, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Balubu, berdiri dengan rendah hati di hadapan rekan-rekannya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para kepala desa se-Kabupaten Luwu memilih saya sebagai ketua APDESI. Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal, namun saya telah bertekad mewakafkan diri membesarkan organisasi ini,” ucap Ismail dengan suara bergetar namun penuh keyakinan.
“Ke depan, APDESI bukan hanya akan menjadi wadah silaturahmi para kepala desa, tapi juga menjadi kekuatan advokasi dan penggerak inovasi desa. Kita akan memperjuangkan peningkatan kapasitas aparatur desa, transparansi anggaran, dan sinergi lintas sektor demi kemajuan desa-desa di Luwu.”
Ismail juga menegaskan pentingnya menjadikan APDESI sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah daerah, bukan sekadar organisasi seremonial.
Pemilihan yang berlangsung tanpa voting ini mencerminkan soliditas dan kepercayaan yang kuat terhadap figur Ismail. Tidak ada calon lain yang diajukan, dan seluruh kepala desa sepakat menyuarakan satu nama: Ismail.
Ketua Panitia Pemilihan sekaligus Kepala Desa Mario, Muchlis , turut menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses pemilihan.
“Ini bukan hanya kemenangan bagi Pak Ismail, tapi kemenangan seluruh desa di Luwu. Kami melihat beliau sebagai sosok pemersatu yang sudah lama menunjukkan komitmen di lapangan. Kami percaya di bawah kepemimpinannya, APDESI akan menjadi lebih progresif, responsif, dan visioner,” ujar Andi Ruslan.
Acara yang dihadiri oleh kepala desa di Kabupaten Luwu, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah itu ditutup dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama.
Para kepala desa tampak optimis bahwa kepemimpinan baru ini akan membawa semangat baru dalam membangun desa dari pinggiran, sesuai dengan semangat nawacita.
Sebagai ketua baru, Ismail akan segera menyusun struktur kepengurusan dan merancang program prioritas desa dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.