MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi melibatkan tiga tokoh terkemuka asal Luwu Raya ke dalam struktur Tim Ahli Kegiatan pada Perangkat Daerah Lingkup Pemprov Sulsel. Langkah ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Selatan yang ditetapkan pada 11 Mei 2026.
Ketiga tokoh Tana Luwu yang mendapat amanah langsung dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman tersebut adalah mantan Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Ketua Umum BPP KKLR Arsyad Kasmar, dan mantan Kepala Desa Paccerakang Galaluddin Banneringgi.
Secara administratif, pengangkatan Andi Mudzakkar tertuang dalam SK Nomor: 100.3.3.1/2069/BAPPELITBANGDA. Sementara Arsyad Kasmar ditetapkan melalui SK Nomor: 100.3.3.1/2972/BAPPELITBANGDA, dan Galaluddin Banneringgi berdasarkan SK Nomor: 100.3.3.1/3009/BAPPELITBANGDA.
Saat dikonfirmasi, Galaluddin membenarkan kabar pengangkatan dirinya setelah menerima dokumen resmi dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Sulsel.
“Iye benar, kemarin SK-nya dikirimkan dari staf Bapelitbangda Sulsel,” katanya, Minggu (17/5/2026).
Mantan Kepala Desa di Kecamatan Ponrang Selatan ini mengaku sangat bersyukur dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal program pembangunan provinsi dengan penuh tanggung jawab.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman atas amanah ini. Mohon doa dan dukungan ta semua semoga bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.
Masuknya representasi tiga figur asal Luwu Raya ini dinilai sebagai bentuk pengakuan nyata Pemprov Sulsel terhadap kualitas dan kapasitas sumber daya manusia dari wilayah Luwu Raya untuk ikut serta merumuskan kebijakan strategis daerah.
















