MAKASSAR – Bupati Luwu, Patahudding, bersama Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu meninjau langsung pelaksanaan uji kompetensi dan asesmen seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu. Kegiatan tersebut berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi BKD Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (22/5/2026).
Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen Pemkab Luwu dalam menerapkan sistem merit dan profesionalisme untuk pengisian jabatan birokrasi tertinggi di tingkat kabupaten tersebut.
Terdapat empat pejabat eselon II yang mengikuti tahapan seleksi ini, yaitu Achmad Awwabin (Kepala DPMD), Enrika (Kepala Kesbangpol), Kasmuddin (Sekretaris DPRD), dan Muhammad Rudi (Kepala DPMPTSP sekaligus Pj. Sekda Luwu). Seluruh peserta wajib melewati serangkaian tes mulai dari simulasi analisis kasus, in-tray exercise, Leadership Group Discussion (LGD), hingga psikotes.
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan pentingnya proses seleksi ini demi melahirkan figur terbaik yang mampu mengakselerasi pembangunan daerah.
“Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan roda pemerintahan. Karena itu, proses seleksi ini harus melahirkan sosok yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan kepemimpinan, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Patahudding.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Jufri Rahman, menjelaskan bahwa setelah tahapan asesmen kompetensi ini selesai, para peserta masih harus melewati sejumlah rangkaian pengujian lanjutan.
“Setelah asesmen selesai, peserta yang memenuhi syarat akan mengikuti penilaian makalah dan wawancara bersama tim pansel pada Sabtu mendatang,” ujarnya.
Melalui seleksi yang ketat dan transparan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu diharapkan memperoleh figur Sekda yang berintegritas tinggi serta mampu memperkuat kualitas pelayanan publik ke depan.
















